Sapphire Vapor-X R9 270X – Lebih Minimalis Namun Tetap Powerful

By | February 19, 2019

Sapphire Vapor-X R9 270X – Lebih Minimalis Namun Tetap Powerful

Game Hd Offline – Berbeda dengan heatsink Vapor-X yang digunakan pada graphics card Sapphire 7970 dan R9 280X, heatsink Vapor- X pada R9 270X ini tampil lebih minimalis. Pasalnya, tidak terdapat heatpipe yang melintang pada sisi atas maupun bawah graphics card. Ukuran heatsink yang sama panjang dengan dimensi board juga turut menciptakan kesan minimalis. Meski begitu, heatsink yang digunakan tetap efektif untuk mengusir panas. Sesuai namanya, Sapphire Vapor-X R9 270X ini menggunakan teknologi Vapor Chamber untuk mengusir panas yang dihasilkan oleh GPU.

Pelat tembaga yang berada tepat di atas GPU dirancang agar memiliki rongga. Agar panas dari GPU dapat mengalir dengan cepat, rongga tersebut diisi oleh air. Pada saat GPU bekerja, air akan mengalir melalui heatpipe. Sementara dua buah kipas berdiameter 9 cm yang berada di depan akan membuang panas yang ada pada heatpipe. Untuk mengalirkan panas, Sapphire Vapor-X R9 270X sendiri dipersenjatai dengan empat buah heatpipe berdiameter 6 mm. Saat beroperasi pada suhu ruangan 23c, graphics card ini mampu menunjukkan angka 26c dalam kondisi idle melalui software GPU-Z. Sedangkan dalam kondisi full load dengan menggunakan software FurMark, suhu yang dihasilkan naik menjadi 67c.

Meski dalam kondisi full load, dua buah kipas yang berputar tidak menimbulkan suara bising. Untuk para overclocker, graphics card ini dilengkapi dengan dua buah BIOS. Untuk mengganti BIOS yang akan digunakan, Anda cukup menekan tombol switch BIOS yang berada di sisi atas graphics card. Agar dapat menghasilkan performa yang kencang, Sapphire Vapor- X R9 270X menggunakan GPU clock dan memory clock yang lebih tinggi dibandingkan dengan model reference. Graphics card ini memiliki GPU clock sebesar 1050 MHz dan 5800 MHz untuk memory clock. Ketika beban kerja bertambah, GPU clock tersebut dapat meningkat hingga 1100 MHz.