Cara dan tips Merawat Sofa yang Benar

By | January 21, 2019


salah satu furnitur rumah tangga yang paling disukai oleh pasangan rumah istri adalah furnitur type sofa, baik yang berkaki atau tidak. Biasanya sih, benda yang satu ini akan kita simpan di area keluarga. Fungsi utamanya sebetulnya sebagai area duduk. Tapi praktiknya ga gitu. Buat kebanyakan orang, sofa malah jadi pengganti area tidur.
Sayang lho. Padahal, furnitur kayak gini ga bisa dibilang murah. Selain wajib merogoh kocek yang lebih dalam, siapa termasuk yang senang terima lungsuran sofa yang telah dekil dan tidak terawat? Makanya, tersedia beberapa hal yang wajib kita mencermati untuk merawatnya biar awet lebih lama.

Membersihkan debu
Hal pertama yang wajib kita melakukan waktu membersihkan soa adalah dengan membersihkan debu. Kalau rajin membersihkan secara tertata tidak akan menyusahkan dan memudahkan cara selanjutnya. Sudah begitu, akan memelihara supaya permukaan susunan sofa tidak gampang rusak. Kalau tidak memiliki vacuum cleaner, coba untuk memanfaatkan kemoceng, untuk membersihkan debu yang menempel.

Tissue basah
Oke, ternyata setelah memanfaatkan vacuum cleaner atau peralatan lainnya, tetap tersedia kotoran lain yang ga senang move on alias bandel. Kaleeem, jangan baper dulu. Untuk yang satu ini memanfaatkan ambil tissue basah untuk mengangkat kotoran yang lengket. Kalau ternyata stoknya telah habis dan belum sempat melipir dulu ke mini market, ya telah memanfaatkan saja lap basah untuk menyeka kotoran yang tetap nempel itu. Semakin cepat dibersihkan tambah gampang membersihkannya. Prinsip faster better termasuk berlaku untuk perawatan sofa. Misalnya saja sofanya terkena tumpahan sirup, ga usah pake lama, buruan dibersihkan, dong.

Air detergen dan lap
Kadang setelah memanfaatkan lap basah pun msaih tersedia kotoran yang mengganggu atau noda yang bandel di sofa tetap susah dibersihkan. Sekarang ambil deh air detergen dan lap. Larutkan detergen secukupnya dengan air. Lalu celupkan lap bersih ke dalamnya sesudah itu usapkan lapnya pada anggota sofa yang kotor. Jangan lupa untuk mencuci lap dengan air bersih dan usapkan pada sofa sampai sabunnya benar-benar telah hilang. Jangan lupa untuk memanfaatkan lap bersih lainnya untuk mengeringkan. Ga usah sampai serius kering dikarenakan akan nyapein. Sisanya biarkan saja kering dengan cara diangin-angin.

Proses pengeringan
biarkan saja hawa luar masuk untuk memudahkan proses pengeringannya. Buka lebar-lebar jendela atau pintu untuk melewatkan angin berasal dari luar membantu proses pengeringannya. Kalau dirasa keringnya belum maksimal betul, hair dryer pun akan benar-benar membantu proses pengeringannya.

Gunakan kain penutup
Ada kalanya kita akan pergi meninggalkan rumah berhari-hari. Misalnya saja tepat mudik atau jalan-jalan ke luar kota. Padahal nih, waktu ditinggalkan kondisi rumah dalam kondisi bersih, tetep aja yang namanya debu mah bakalan selalu singgah meski kita ga dulu mengundang. So, supaya tidak mengakibatkan kita wajib kerja keras membersihkan setelah ulang ulang – setelah meyakinkan aliran listrik di rumah dalam kondisi aman, keran air seutuhnya telah tertutup dan gas di rumah termasuk dalam kondisi off – jangan lupa untuk menyelebungi sofa yang paling disayangi dengan kain penutup. Selain debu, bisa saja ketika tiba-tiba rumah bocor mengakibatkan sofa jadi rusak. Hiks, jangan sampai, ah. Kotor dan lembab jadinya. Bau pula. Makanya, memilih kain penutup sofanya benar-benar kedap air juga, supaya sofa selalu kering dan bersih.

Penempatan sofa
Eh penempatan memengaruhi kondisi sofa? Iyes, betul banget. Ternyata menempatkan sofa yang mepet ke tembok termasuk bisa membuat cept rusak. Pasalnya, kondisi dinding yang condong lembab akan mengakibatkan permukaan kulit sofa termasuk jadi gampang gampang lembab. Kalau telah gini siapa sih yang ga kesel memandang sofa muncul kering dan pecah-pecah. Kan biaya tukar kulit sofa itu mahal. Jika anda kesulitan anda  bisa hubungi Jasa Cuci Sofa

Cairan pembersih
Karena pembawaan yang tergolong jauh berbeda, dua type sofa ini membutuhkan campuran yang tidak sama waktu proses bersih-bersih keduanya.

SOFA KAIN
Tisu basah sebetulnya bisa jadi pilihan pertama yang lumayan baik waktu membersihkan kotoran berasal dari noda yang berbentuk baru. Cairan yang tersedia di dalamnya bisa membersihkan permukaan sofa yang terkena noda tanpa wajib membuatnya benar-benar basah. Namun tak sekedar cairan pada tisu basah, selanjutnya adalah type campuran lain yang bisa Anda memanfaatkan untuk menghalau noda pada sofa Anda:
Deterjen cair. Anda bisa campurkan deterjen cair dengan air hangat dan biarkan sampai keduanya menghasilkan busa yang lumayan untuk membantu membersihkan noda pada permukaan sofa. Jenis deterjen cair yang paling sesuai adalah yang diperuntukan untuk kain yang berbahan kulit (softener).
Cuka. Cuka sesuai untuk noda pada pembungkus sofa berbahan kain. Kadar di dalamnya bisa membantu memudarkan bekas noda yang tergolong lebih bandel. Kekurangannya cuma pada bau menyengat yang dihasilkan tapi Anda bisa mengakalinya dengan meyakinkan jendela rumah atau proses edar hawa di rumah dalam kondisi maksimal waktu proses pembersihan.

SOFA KULIT
Jika noda yang ditangani tidak tergolong parah, sofa kulit sebetulnya tidak begitu membutuhkan cairan dengan campuran yang rumit. Bahkan hanyalah kain yang sedikit dibasahi air pun sering kadang telah bisa jadi jadi solusi. Namun selanjutnya dua type cairan yang bisa Anda pergunakan waktu noda selanjutnya tergolong lebih bandel.
Cairan spesifik pembersih bahan kulit. Anda bisa gampang mencarinya di toko-toko perangkat rumah tangga.
Kondisioner atau pelembab spesifik bahan kulit. Cairan ini digunakan usai proses pembersihan supaya kelenturan kulit pada sofa terjaga dan lebih terhindar berasal dari resiko retak-retak pada permukaannya.Atau anda bisa menggunakan Jasa Poles Marmer